The Sweet Journey to be Part of UNIQLO Indonesia

12.56


Di kamis ceria ini, saya akan bercerita (agak) banyak tentang Uniqlo Indonesia. Gak masalah kan ya kalau saya cerita tentang Uniqlo dulu? :p Kalau saya langsung cerita tentang Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, nanti gak surprise lagi, haha..

Well, Uniqlo Indonesia. Pernah denger? Kalau ngaku anak gaul kota metropolitan sih harusnya tau tentang Uniqlo. Sayangnya saya bukan termasuk golongan anak gaul itu, hehe. Jadi ketika pertama kali saya membaca job vacancy Uniqlo di situs PPKK Universitas Airlangga, saya hanya bisa mengernyitkan dahi. Alhasil, yang saya lakukan adalah mencari informasi tentang perusahaan ini. Saya buka link video di youtube yang katanya merangkum kegiatan peserta program UMC (Uniqlo Manager Candidate). Setelah lihat, looks interesting! The main point yang bikin saya tertarik pada perusahaan ini adalah this is a multinational company, one of my dream company, yeay!

Jadilah saya kirim aplikasi lewat email. Saya sudah mulai santai dalam mengirim aplikasi kerja. Tidak terlalu menggebu-gebu seperti awal baru lulus dulu. Sebab terkadang kalau menggebu-nggebu, kita justru tidak bisa fokus dalam seleksi kerja, hehe. Beberapa hari kemudian, saya menerima email dari Uniqlo yang isinya saya diundang untuk mengikuti company info session di FIB Univ. Airlangga.
  
 


How did I feel with that invitation? Cukup senang. Kenapa hanya cukup senang? Mungkin karena saya belum terlalu banyak mengenal perusahaan ini, jadi saya tidak terlalu excited. Tetapi saya mau kenal lebih jauh tentang perusahaan ini. So, tidak ada salahnya saya coba untuk menghadiri company info session kan? :)) Saya beruntung ada teman yang bisa diajak datang bersama, dialah Mbak Pretty, salah satu kawan kerja saya di IOP. Sesampai di FIB, panitia dari Uniqlo ternyata belum ada yang datang. Setelah menunggu selama sekitar 30 menit, akhirnya mereka datang. Satu yang terlihat so shinning adalah ada satu bule di antara kru Uniqlo. Saya dan mbak Pretty pun langsung dah tebak-tebakan, darimana ya kira-kira bule itu? Haha Setelah absen dan mulai acara, barulah saya mengerti proses seleksi yang akan diadakan oleh Uniqlo. Jadi pada hari itu, mereka datang untuk memberikan informasi tentang perusahaan mereka sekaligus mengadakan interview bagi peserta yang tertarik untuk bergabung bersama Uniqlo Indonesia melalui program UMC. Info session dilaksanakan pukul 09.30 hingga 11.00, disampaikan oleh Kenji San (bule inceran saya dan mbak Pretty :p). Ooo, jadi namanya Kenji San, japanese dong ya :'D Haha, saya salah fokus. 

Intinya, dalam info session, Kenji San menjelaskan tentang segala hal terkait dengan Uniqlo Indonesia (atau PT Fast Retailing Indonesia). Mulai dari Uniqlo berdiri hingga perkembangan bisnis yang dijalankan saat ini serta target Uniqlo dalam beberapa tahun ke dapan. Overall, saya sangat tertarik pada perusahaan Jepang ini. Terutama tentang bagaimana mereka menjalankan bisnis mereka hingga bisa berkembang pesat sampai sekarang. Bayangkan saja, Uniqlo telah mampu menembus pasar internasonal dengan sukses, berada di peringkat keempat dalam daftar perusahaan fashion dengan penjualan tertinggi di dunia. How do they do that? Atmosfer yang positif itulah yang membuat saya memutuskan, okay, I'll try this one :) Akhir kata, Kenji San berpesan bahwa bekerja di perusahaan mereka tidaklah mudah. You need a hard hard hard and hard work. Jadi setelah menyampaikan semua informasi tentang Uniqlo, Kenji San hanya menyampaikan terima kasih kepada peserta yang hadir saat itu dan bagi yang memang tertarik untuk bergabung dengan Uniqlo, bisa menunggu setelah lunch break untuk mengikuti interview dengan mereka. So, it's time for us to choose Uniqlo or not :)

Karena sejak company info session saya sangat tertarik dengan bisnis yang dijalankan oleh perusahaan ini, jadilah saya ikut interview setelah istirahat makan siang. Saat itu saya dapat no antrian 3. Asik, bisa diinterview awal dong, hehe.. Ketika nama saya dipanggil, gak ada rasa deg-deg an sama sekali. Seriously, hari itu saya datang ke FIB bener-bener nothing to lose. Gak ada beban, gak ada rasa nervous sama sekali. Ya hanya jalani apa adanya aja. Pertama masuk, saya diarahkan untuk interview dengan Mbak Ayu, UMC 2012 yang sekarang sudah ditempatkan sebagai HR di kantor pusat Uniqlo Indonesia (HQ). Interview dengan mbak Ayu juga berjalan dengan lancar. Dia hanya menanyakan tentang isi cv yang saya kumpulkan, kegiatan saya sekarang dan selama di kampus apa saja, kenapa saya tertarik bergabung dengan Uniqlo, tentang pengalaman organisasi dan kesulitan yang pernah saya alami ketika berorganisasi. Ya seperti pertanyaan interview pada umumnya aja. Cuman karena saya nganggepnya kayak ngobrol dan sharing aja, jadi saya menunjukkan ketertarikan saya yang begitu besar kepada perusahaan ini dan saya selalu menjawab setiap pertanyaan dengan semangat. Setelah saya interview dengan mbak Ayu, dia mengarahkan saya untuk interview dengan Kenji San. Wow, jadi deg-deg kan nih, haha. 

Waktu antri menunggu interview dengan Kenji San, saya memperhatikan peserta yang sedang interview lainnya. Kebetulan kita dalam satu ruangan ada 4 interviewer, jadi bisa liat peserta lain yang sedang interview juga. Saya pikir, semua yang sudah interview dengan HR atau SM (Store Manager) bakal diinterview juga sama Kenji San. Eh ternyata gak semua. Ada peserta yang setelah interview dengan SM atau HR langsung keluar ruangan. Saat tiba giliran saya interview dengan Kenji San, barulah saya deg-deg kan. hahaha. Ini mah bukan deg-deg kan karena grogi mau interview kerja, tapi karena yang mewawancarai itu Kenji San :'D haha. Salah fokus lagi kan ya.. :p Inti interview dengan Kenji San hampir sama kok sama yang ditanyakan sama Mbak Ayu, cuman ada beberapa pertanyaan lebih detail seperti misalkan kamu diterima di Uniqlo, apa yang akan kamu lakukan di perusahaan ini, setelah 5 hingga 10 tahun lagi, kamu mau jadi apa, passion kamu dimana, apa kamu siap bekerja keras di Uniqlo. Jadi Kenji San seperti menegaskan tentang kesiapan kamu untuk bekerja di Uniqlo. 

FYI, all comunication dengan Uniqlo, mulai mereka datang dan menyampaikan info session hingga proses interview, semua disampaikan dalam B.Inggris. Ya wajar ya, mereka kan multinational company, jadi English is a must di perusahaan mereka. Oo iya, saya ada tips buat kalian yang mau menghadapi wawancara kerja, dimanapun itu, intinya tunjukkan ketertarikan kalian yang sangat besar untuk bergabung dengan perusahaan yang kalian lamar, selalu jawab setiap pertanyaan dengan senyum, semangat dan meyakinkan. Serta jangan lupa untuk bertanya jika diberi kesempatan bertanya di akhir proses wawancara. Kalian bisa bertanya tentang apapun, baik tentang proses rekrutmen kerja yang sedang kalian jalani atau tentang perusahaan yang kalian lamar. Trust me, it would add your value in front of the interviewer. :)) 

Setelah selesai interview, saya keluar ruangan. Di luar, mbak Pretty sudah menunggu saya. Mbak Pretty kemudian memberitahu saya, bahwa yang sudah diinterview oleh Kenji San adalah yang berpeluang besar lolos ke tahap selanjutnya. Wah, saya baru tau tentang hal itu. Kebetulan mbak Pretty juga akhirnya diinterview oleh Kenji San. Saya pun gak berharap lebih. Hanya saja, jika memang ini rejeki saya, so, semoga bisa lancar sampe tahap akhir dah. Kami pun akhirnya pulang bersama.





Sekitar 3 hari kemudian,  saya mendapat email yang menyatakan bahwa saya lolos interview awal dan berhak mengikuti online assesment. Wah, serius gak nyangka lho akhirnya saya bisa lolos. Setelah agak trauma dua kali gak lolos Danone yang notabene juga perusahaan multinasional. akhirnya ada juga perusahaan multinasional lain yang mau meloloskan saya, hahaa.. Online assesment ini semacam tes online gitu. Saya mikirnya bakal banyak banget seperti tes online yang pernah saya kerjakan sebelumnya. Ternyata enggak, justru tes online tercepat yang saya kerjakan. Cuman ada 3 soal numerik dan sekitar 10 soal logika. Saya sebenernya gak ngerti sih apa tujuan dari tes online ini. Tapi ya karena dari awal nothing to lose, jadi jalani aja dulu dah, hehe.. Mbak Pretty yang interview awal bareng sama saya juga ternyata lolos interview juga. Alhasil kita kerjain test online nya barengan dah. Sambil berharap, semoga kita berdua bisa lolos. Kan enak kalo bisa kerja bareng teman sendiri nantinya..




UMC merupakan rekrutmen kerja tercepat yang pernah saya jalani. Well, 3 hari kemudian hasil online assesment saya akhirnya muncul. Dan hasilnya, alhamdulillah, saya lolos dan diundang untuk melakukan final interview di kantor PT Fast Retailing Indonesia di Jakarta. I'm so excited with this good news. Tentu, saya tidak ingin melewatkan kesempatan ini. Selangkah lagi saya bakal dapet nih my first job, di multinational company pula, impian saya banget. Tanpa pikir panjang, saya siap menghadiri undangan final interview dari Uniqlo. Awalnya saya berencana berangkat dengan mbak Pretty yang saat itu lolos juga. Namun sayang, dengan beberapa pertimbangan, akhirnya mbak Pretty membatalkan keberangkatannya. Jadilah saya berangkat ke Jakarta sendiri. But, it's okay. Saya masih semangat kok meski harus sendiri, hehe.. 

Tgl 5 Februari 2015, saya berangkat ke kantor Uniqlo. Sesampainya di sana, ternyata sudah ada beberapa peserta lain yang sudah antri untuk interview. Mereka semua dari Jogjakarta lewat seleksi di kampus UGM. Saya tidak menemui peserta dari Surabaya. Mungkin karena beda jadwal kali ya. Akhirnya tiba giliran saya untuk masuk ke ruang interview. Saat itu yang masuk ke ruangan ada 2 peserta sekaligus, saya bersama satu orang perempuan dari Jogja. Interviewer ada 4 yaitu 2 orang Jepang, 1 orang Korea dan 1 orang Indonesia. Sistem wawancaranya, kami berdua ditanyai secara bergantian. Pertanyaannya masih seputar tentang diri kita sendiri, isi CV, alasan kenapa melamar ke Uniqlo, kenapa mau bekerja sebagai Store Manager, kenapa mau bekerja di industri retail, apa kelebihan dan kekurangan kita, bagaimana mengatasi kekurangan kita, apa hobi kita, apa yang kita ketahui tentang fashion, dan apa pendapat kita tentang menjadi seorang Store Manager. 

Sekali lagi dah, karena dari awal saya nothing to lose, jadi saya bener-bener nyantai banget dalam menjawab setiap pertanyaan yang dilemparkan ke saya. Bahkan saya merasa enjoy banget dalam interview ini. Meskipun yang saya hadapi adalah orang asing dan saya harus ngomong dalam bahasa Inggris, tetapi saya sangat nyaman ngobrol dengan mereka. Jadi gak kerasa kayak interview sama sekali. Padahal peserta sebelumnya yang sudah interview selalu bilang kalau mereka nervous banget waktu diinterview sama bule-bule itu. Katanya semacam kayak disidang gitu. Tapi alhamdulillah, proses interview yang saya lalui sangat lancar dan menyenangkan :D Sepulang dari kantor Uniqlo, saya berdoa, jika memang ini rejeki saya, semoga bisa lolos sampe akhir. Dan seminggu kemudian, saya pun mendapatkan jawabannya :





Waaaaaa, Alhamdulillah!!!
Saya benar-benar speachless. Yang dari awal saya gak tau apa-apa tentang Uniqlo, saya yang nothing to lose dan tertarik ikut interview Uniqlo cuman karena Kenji San, eh, salah fokus, haha.. Just kidding! Sebenernya saya hanya tertarik dengan bisnis yang dijalankan Uniqlo. Karena saya punya pengalaman di bisnis dan saya pikir di Uniqlo saya bisa mendapatkan banyak sekali ilmu di bisnis, makanya saya ikuti proses seleksi UMC. FYI, UMC (Uniqlo Manager Candidate) adalah program sejenis MT (Management Trainee) yang diadakan Uniqlo dengan tujuan untuk mencetak Store Manager dalam waktu singkat (kurang dari 2 tahun). Rata-rata UMC tahun sebelumnya bisa menjadi SM dalam waktu 1,5 tahun. Hebat bukan! :D Makanya saya tertarik gabung sama perusahaan ini dengan harapan someday saya bisa buat dan buka store untuk bisnis saya sendiri, hehe..

Akhirnya saya berangkat lagi ke Jakarta untuk menghadiri Store Experience Session. Sebelumnya saya agak rempong sih dalam mempersiapkan keberangkatan kali ini. Saya sempat telp ke Uniqlo tentang hal apa saja yang perlu disiapkan. Dari situ juga kemudian saya tahu bahwa saya ternyata satu-satunya yang lolos dari Surabaya. Wow, how come? Sesungguhnya saya sangat tidak menyangka, I'm the only one from Surabaya. Pupus dah harapan saya dapet barengan berangkat dari Surabaya, hehe.. Tapi saya bangga dengan perjuangan saya selama ini. Finally, saya dapat pekerjaan pertama saya :"D. 

Saat store experience session, saya bertemu dengan sebagian kandidat UMC lainnya. Kenapa hanya sebagian? Sebab sebagian lainnya ternyata sudah melakukan store experience di hari sebelumnya. Di sesi ini kami diajak keliling toko Uniqlo yang ada di Lotte Shopping Avenue. Ini adalah toko pertama Uniqlo di Indonesia sekaligus toko terbesar se-Asia Tenggara. Selain pengenalan isi toko, juga ada pengenalan staff dan pembicaraan lebih lanjut dengan HR terkait masalah compensation and benefit yang akan kita terima sebagai karyawan Uniqlo. Di sini kita baru dikasih surat perjanjian atau sejenis surat kontrak pekerjaan. Tapi enaknya di Uniqlo, sejak kita dinyatakan diterima, status kita di perusahaan ini adalah karyawan tetap. Jadi posisi kita sudah aman. Masa percobaan selama 3 bulan awal. Jika selama 3 bulan itu ada ketidakcocokan antara karyawan dan perusahaan, maka salah satu pihak bisa memutuskan hubungan kerja.


Selesai store experience session, kami diperbolehkan untuk pulang dan membawa surat perjanjian. Kami diberi waktu sekitar 3 hari untuk memikirkan lagi, apakah mau menandatangani surat perjanjian itu dan bergabung dengan Uniqlo. Sejujurnya, hingga saat itu saya masih berpikiran positif untuk menandatangani surat perjanjian tersebut. Deadline pengumpulan adalah tanggal 15 Februari 2015. Namun ternyata, Allah berkehendak lain. Tgl 13 Februari 2015, saya mendapat kabar kalau saya lolos CPNS Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Langsung galau seketika kan, hahaha..

Di satu sisi, Uniqlo adalah passion saya. Namun di sisi lain, saya juga tidak mau melewatkan kesempatan saya untuk bergabung bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Siapa juga yang gak tempting kalo denger ketrima di Kementerian? haha Saya kemudian meminta saran orang tua. Dan kemudian, dengan penuh pertimbangan, dengan berat hati akhirnya saya harus melepas kesempatan untuk menjadi bagian dari keluarga Uniqlo. Sedih bannget sih. Saya aja waktu nulis declining letter udah sambil sesenggukan (haha, maaf agak lebay). Tapi hidup memang pilihan, dan saya harus memilih salah satu.

Namun, pengalaman saya mengikuti seleksi Uniqlo ini tidak akan saya lupakan. Apalagi saya juga sudah sempat kenal dengan kandidat UMC lainnya, sehingga saya juga sudah menganggap mereka sebagai keluarga baru saya. Last but not least, this is really the sweet journey to be part of Uniqlo Indonesia. :')

You Might Also Like

53 komentar

  1. seru sekali pengalamannya.. saya jd bisa menyiak sekaligus mempelajari banyak hal terkait proses rekrutmen UMC karena Inshaa Allah besok saya akan mengikuti tes tersebut, terimakasih banyak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Tanjung!
      Salam kenal ya :)
      Maaf saya baru baca komentar kamu.
      I'm glad to know you've visited my blog.
      Terima kasih banyak buat apresiasinya ya..
      Btw gimana tesnya? I hope you get a bunch of luck ;)

      Hapus
  2. Hai! Makasih banget ya udah share tentang UMC. Tulisannya ngebantu banget. Anyway, congratulation for your job! :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Aulia,
      Thank you for visiting my blog :)
      Good luck jg ya buat km..

      Hapus
  3. Thanks for sharing :) mau tanya dong, tadi kamu share kalo UQID itu MT nya langsung jadi karyawan tetap, jadi ga ada kontrak berapa tahun gitu ya? Terus sama seperti perusahaan lain ga yang tahan ijasah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Isna, untuk UMC memang statusnya langsung menjadi karyawan tetap meskipun ada masa percobaan 3 bulan. Di dalam kontrak juga tidak ada keterangan berapa tahun karena memang status kita bukan karyawan kontrak. Untuk penahanan ijazah tidak ada. Semoga info dari saya bisa sedikit membantu :)

      Hapus
  4. mba yang ini pintar sekali dong yah, btw pasti jago nih kan bahasa inggrisnya, kasih tips dong supaya jago bahasa inggrisnya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Unem!
      Alhamdulillah saya juga masih dalam tahap belajar kok kalo tentang B.Inggris :D
      Kuncinya sering dilatih aja bahasa inggrisnya dalam kehidupan sehari-hari, insyaallah bisa semakin mahir.

      Hapus
  5. hallo mba kartikasari,
    saya mau tanya ini berhubungan nanti mei saya mengikuti tes UMC, di sana benefit yg kita dpt bagus mba dr kesejahteraan karyawan sama career path bagus tidak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo!
      Untuk benefit sama career path bagus kok, jadi tenang aja. Insentif dan kenaikan jabatan juga based on performance kita. :)

      Hapus
  6. halo mbak, mau tanya online testnya Uniqlo seperti apa ya? logika matematika dan verbal atau gimana?

    thank you

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo Frida!
      Untuk test online memang tentang logika matematika dan verbal, jumlah soalnya sedikit, hanya 3-5 pertanyaan per jenis soal. Good luck untuk testnya ya.. :)

      Hapus
    2. Mbak, mau tanya lagi itu soalnya ada berapa sesi ya? Masing2 sesi ada berapa pertanyaan? Thank you

      Hapus
    3. Hi Frida!

      Seingetku ada 2 sesi yang terdiri dari 3 soal numerik dan sekitar 10 soal logika.

      Hapus
    4. Hi mbak, sorry tanya lagi yah (this is going to be my last qs related to online test), mbak jawabnya berapa lama ya buat test ini? Apa waktu test memengaruhi penilaian terhadap kita? Thanks

      Hapus
    5. Dear Frida,

      Sorry for my late response.
      Dulu aku jawab tes onlinenya gak lama kok.
      Selain itu waktu test gak mempengaruhi penilaian.
      Semoga dapat sedikit membantu ya :))

      Hapus
  7. Halo mbak Kusdiana, makasi ya buat sharingnya! jadi dapet insight nih tes UMC kayak gmn, kbtulan saya juga mau daftar tes Mei nanti. Btw, klo boleh tw waktu mbak yg ngajuin pertanyaan pas wawancara, mbak nanya apa aja? dapet info apa aja dari uniqlo? makasi ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo Firia!
      Ketika kita diberi kesempatan untuk bertanya, memang sebaiknya harus kita manfaatkan dengan baik. Saat itu saya memang sengaja tunjukkan ketertarikan saya dengan bisnis yang dijalankan oleh UNIQLO seperti terkait dengan proses bisnisnya, produk unggulannya, strategi marketingnya maupun strategi bisnis yang dijalankan UNIQLO secara global. Namun apabila km ingin menanyakan tentang proses seleksi UMC ini hingga akhir seperti apa, juga boleh. :)

      Hapus
  8. dulu kuota kandidat yg diterima ada berapa ya mbak> saya juga akan tes mei nanti. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Neeahimy,

      Sorry for my late response..
      Kalau waktu aku tes dulu kandidat total yang lolos tahap akhir ada sekitar 13 orang :)

      Hapus
  9. halo kak kusdiana, thank you for sharing yaa. btw aku mau nanya, bener ya Uniqlo utk UMC ini kerjasama dengan pihak ketiga/outsourcing? aku dapet info UMC ini dari ITB Career Center dan disitu instruksinya diminta juga utk kirim CV ke perusahaan outsourcingnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Azka!

      Don't mention it! I am glad can share such a beneficial thing. Waktu aku ikut tes, pihak penyelenggara langsung dari HQ UNIQLO yang berpusat di Jakarta. Jadi aku kurang tau kalau sekarang mereka mulai kerjasama dengan perusahaan outsource. Cb make sure aja dengan telp ke HQ UNIQLO yang di Jakarta, no nya bisa di search di situs resmi UNIQLO. Thank you :)

      Hapus
  10. Halo mau nanya,kamu dapet undangan kayak yang ditulis mba nya di blog ngga (buat tes Mei ini)? Atau cuma disuruh isi application form dari sierra?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hello!

      Undangan yang aku terima semuanya dikirim oleh tim HQ UNIQLO Jakarta langsung by email. Cuman kurang tau juga ya kalau sekarang mereka udah kerjasama dengan perusahaan outsource. Cb make sure aja dengan telp ke HQ UNIQLO yang di Jakarta, no nya bisa di search di situs resmi UNIQLO Indonesia. :)

      Hapus
  11. thank for your sharing sis...
    Saya jadi tahu mengenai proses seleksi perekrutan uniqlo.Ini sangat membantu saya untuk mempersiapkan diri mengikuti seleksi UMC campus hiring di kota saya.

    BalasHapus
  12. Halo mba:) waaah this is very inspiring! Aku juga lagi menunggu email dari uniqlo ni mba, kemaren udh selesai interview pertama dan masih nervous sampe skrng wah all over in english :')
    mba aku mau nanya misalnya ni kita udh lulus tahap test assessment online trus kan bakal interview lagi ke jakarta,transport cost nya semua di tanggung pihak uniqlo atau kita own cost? Hehehe soalnya saya jauh mba dr medan. Thankyou mba success always! <3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Rizki, salam kenal ya :)
      Untuk interview di Jakarta, kalo aku kemarin uang transportnya aja yang ditanggung sesuai dengan standar dari Uniqlo. Jadi misal standar biaya transport luar kota Uniqlo PP 700rb, meski biaya transport kamu lebih dari 700rb, yang diganti hanya sebesar itu aja. Untuk biaya akomodasi own cost. Btw, good luck buat test nya ya!

      Hapus
  13. Hai mbaa. Untuk kandidat yg ikut interview pertama itu english aktif semua atau ada yg pasif se pengalaman mba?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Abie!
      Untuk interview dari awal sampai akhir english aktif semua. Basicly tim inteviewer wawancaranya kayak ngobrol kok, jadi bisa agak santai :)

      Hapus
  14. Hi mbaa.. Thank you for sharing..
    Mba nanya yaa pas mba ditanya tentang apa yg mau mba lakukan utk uniqlo dlm 5-10 tahun kedepan, mba jawabnya gmn? Apa mba jawab secara detail mba mau berkontribusi d bidang apa atau gmbaran scr umum aja mba? Thank youu dan sukses slaluu 😊😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Aulia!
      Saat ditanya tentang apa yang pengen dilakukan buat UNIQLO 5-10 tahun ke depan, aku jawab pengen menjadikan UNIQLO sebagai fashion store no 1 di Indonesia. Jawab secara umum aja gak perlu terlalu detail. Yang penting kamu bisa nunjukin keyakinan kamu dalam menjawab pertanyaan itu. Good luck ya buat tes nya :))

      Hapus
  15. Halo mbak Kusdiana, makasih atas ceritanya. Saya mau tanya nih kalo boleh, semisalnya pas interview kita ditanya tentang gaji, kira-kira di angka berapa ya untuk UMC?

    Terimakasih mbak!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Himawan!
      Berdasarkan pengalamanku dulu selama proses interview mereka sama sekali gak bahas gaji. Komponen gaji baru dibahas ketika penyerahan kontrak. Jadi gak usah khawatir, kompensasi yang diberikan Uniqlo buat UMC sangat bagus kok. :)

      Hapus
  16. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  17. Mbak Kusdiana, besok tgl 7-9 Juni aku ada jadwal magang. Cuma 3 hari. Kami udah dikasih materi. Kira-kira nanti disuruh presentasi nggak ya?

    BalasHapus
  18. Terimakasih sudah menuliskan pengalaman menarik ini :) pas banget hari ini saya diperjalanan menuju Interview Uniqlo. Semakin semangat setelah membaca tulisan kamu ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Ade,

      Terima kasih kembali.. Good luck buat interviewnya ya :)

      Hapus
  19. Mbak kartika pinter banget yaaaa so proud of you mbak, menginspirasi sekali. Aku baru mau apply untuk staff store mbak. Kira2 kalo untuk staff store pake bahasa inggris juga gak ya? Dan kira2 apa sama alur interview nya dengan mbak kartika? Aku udah nanya sama yg pernah jd staff store di uniqlo, kalo wawancara untuk staff store ndak pake bahasa inggris. Semoga bener deh soalnya bahasa inggris aku masih kurang����

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Putri!
      Thank you, I appreciate your kind words.
      Terkait interview sbg staff store di uniqlo, sebenernya aku krg tau detail mekanismenya, krn kmrn aku ikut program yg berbeda di UMC. Tapi berdasarkan pengalaman temen interview sbg staff store di fashion brand sejenis, biasanya pake b.Indonesia. Semoga lancar yaa interviewnya nanti. Good luck!

      Hapus
  20. Ada berapa tahap untuk mengikuti rekruitment karyawan baru di uniqlo bg?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo, salam kenal ya..
      Untuk tahapan recruitment di uniqlo, sepertinya tergantung sama posisi apa yang dilamar. Khusus UMC, menurut pengalaman pribadi aku total ada 4 tahap (2 tahap wawancara awal, 1 tahap online assesment, dan yang terakhir tahap final interview bareng direksi). Semoga infonya bisa sedikit membantu :)

      Hapus
  21. Halo Kak.. Wah tulisannya bermanfaat banget bikin makin termotivasi hehe oh iya kak, saya mau tanya, apakah dalam proses rekrutmennya ada prioritas bagi yg berhijab atau tidak? Karena berdasarkan pengalaman saya beberapa perusahaan memang memprioritaskan bagi kandidat yg tidak berhijab. Terimakasih banyak kak sharingnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Nuke! Salam kenal :))
      Uniqlo gak membatasi karyawan mereka mau berhijab atau enggak. Mereka open kok sama semua karakter kandidat calon karyawan. Bahkan waktu final interview malah interviewer tertarik sama hijab yang aku pake dan mereka tanya kira-kira ide fashion apa yang bisa diterapkan pada produk-produk Uniqlo untuk bisa menarik market hijabers. Kalo kamu perhatiin, di store-store Uniqlo juga banyak kita temui karyawan berhijab. So, don't be afraid ya.. Selamat mencoba dan semoga sukses :)

      Hapus
    2. Halo Kak Kusdiana, salam kenal juga :D wah terima kasih banyak untuk jawaban dan motivasinya kak, jadi makin semangat :D

      Hapus
  22. Halo kak kusdiana lusi, tulisan nya sangat bermannfaat & menginspirasi. Maaf sebelumnya kak saya mau tanya, apakah dalam proses rekrutmen ada fgd nya juga kak? Terimakasih banyak kak kusdiana atas jawaban nya, sukses selalu!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Anggar!
      Salam kenal yaa..
      Menurut pengalaman aku waktu ikut tahapan seleksi UMC tahun 2015, gak ada tahapan FGD. Tapi kurang tau lagi ya untuk yang sekarang, mungkin aja ada update proses seleksi. Btw good luck buat tes nya :))

      Hapus
  23. halo kak kusdiana tulisannya sangat membantu sekali,maaf kak sebelumnya saya mau tanya kak kalo kita gabisa bhs inggris aktif gimana kak? dateng engga enaknya? soalnya saya besok akan mengikuti seleksi umc jg kak :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hello Ghifari, salam kenal yaa.. :)
      Hmm, sebenarnya ada sesi wawancara dalam bahasa inggris, tp kalo emg gak terlalu bisa b.inggris aktif, mgkn lbh baik sblmnya bs latihan dl aja.. Misalkan bikin kemungkinan pertanyaan yg akan ditanyakan, lalu tulis jawaban yg akan kamu sampaikan dlm b.ing, abs itu dihafalin atau dipahami aja intinya hrs dijawab gmn.. Gak ada salahnya tetep dateng tes dan mencoba. Uniqlo sangat open sama kandidat yg mau belajar dan berusaha kok.. :)

      Hapus
  24. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  25. Endingnya plot twist..
    Good share kak

    BalasHapus

Follow Me On Facebook