"cz_dyne"

21.34




Banyak yang penasaran apa arti "cz_dyne", sebuah nick name yang saya gunakan pada beberapa akun media sosial saya, baik twitter maupun email. Ada yang membacanya dengan mengeja per huruf (c z d y n e), namun ada juga yang bisa membacanya sesuai dengan maksud saya (cuzdaine). Tapi apa sebenarnya arti dari "cz_dyne" ini?

Sembilan tahun yang lalu semuanya berawal. Sejak sekolah dasar, seni adalah satu kata yang tidak pernah lepas dari hari-hari saya. Ya, hampir sama dengan apa yang sering saya alami di bangku kuliah, perkenalan dengan dunia seni pun juga tanpa sengaja. Saat itu saya kelas 1 SD. Seperti anak kecil pada umumnya, corat-coret udah jadi hobi sehari-hari. Sampai suatu hari kedua orang tua saya mendaftarkan saya untuk mengikuti lomba menggambar untuk anak-anak yang diadakan oleh salah satu universitas swasta di madiun. Namanya juga anak kecil, jadi ikut lomba kayak gitu juga buat seneng-seneng aja, hehe.. Tanpa disadari, ternyata ada guru SD saya yang juga lagi ikut nganter anak didiknya yang ikut lomba. Bu Erni namanya, dari perkenalan singkat dan pertemuan tak terduga, akhirnya beliau menjadi pembimbing saya dalam dunia seni hingga akhir masa studi saya di sekolah dasar. Singkat cerita, sejak saat itu beliau tertarik untuk membimbing saya dalam bidang menggambar dan mewarnai, sampai akhirnya berbagai macam penghargaan di bidang melukis, menggambar dan mewarnai telah mampu saya raih. Satu pertanyaan pun akhirnya muncul dalam pikiran ini, will I be an artist? I mean, mungkinkah saya jadi seorang pekerja seni kelak? Saya hanya bisa tersenyum mengingat hal itu :))

Masa-masa kejayaan di bidang seni usai sudah. Sejak saya masuk sekolah menengah pertama, saya mulai jarang menyentuh alat gambar. Ada kegundahan dalam hati. Di satu sisi, saya masih suka dunia itu, namun di sisi lain, I realized that I'd grew up. An artist is an abstratct job for me. Hingga suatu hari saya menemukan sebuah artikel islam yang intinya menjelaskan bahwa manusia sebenarnya dilarang membuat, menggambar atau menciptakan sesuatu yang menyerupai ciptaan Allah SWT, seperti makhluk hidup. Terdengar konyol memang, bagaimana mungkin saya meninggalkan dunia yang saya cintai enam tahun lebih hanya karena saya membaca artikel yang belum tentu kebenarannya. Tapi keyakinan iman yang memang membuat saya melangkah ke jalan yang lain. Maka, angan-angan untuk menjadi pekerja seni pun akhirnya hilang secara perlahan dan berganti, will I be a scientist? 

Ya, scientist. But how come? Dari seni ke sains? Bukan hal yang gak mungkin sih sebenarnya itu terjadi, because my father is a physic teacher, so to be a scientist is not impossible for me. Terkadang kan kita sering mendengar kalau buah itu gak jatuh jauh dari pohonnya. Jadi, gak ada yang salah kan? hehe

Pada masa perkenalan dengan sains itulah saya mulai berjumpa dengan kata "dyne". Kalau kalian termasuk orang yang agak awam dengan sains, pasti bingung apa itu. "dyne" adalah satuan CGS untuk mengukur gaya. Jadi di dalam fisika, ada dua jenis satuan yang digunakan, yaitu satuan SI dan CGS. Satuan SI untuk mengukur gaya adalah Newton dan satuan CGS nya adalah dyne. Tenang, saya gak akan crita panjang lebar kok tentang fisika. Karena saya tau, untuk kalian yang gak terlalu tertarik dengan ilmu fisika juga gak bakal paham, hehe :p 

Nama "dyne" sangat menarik bagi saya. Dari situlah saya terbersit untuk menggunakan "cz_dyne" sebagai representatif nama saya "kusdiana", sekaligus sebagai representatif impian saya untuk menjadi seorang scientist. "cz" berasal dari singkatan kata "because" sehingga dapat dibaca "coz" dan "dyne" dibaca "daine" yang mirip dengan pengucapan "diana". Jadi "cz_dyne" dibaca "kosdaine" atau "cuzdaine". Kenapa bisa "cuz"? Karena sejak sekolah menengah atas, ada beberapa kawan mulai memanggil saya cusdi. 

Itu dia asal usul "cz_dyne", sebuah nick name yang sering saya gunakan. Buat orang yang gak ngerti, pasti nganggepnya saya alay dah, hehe.. Karena dikira nick name itu gak ada artinya. :p Kalau saya alay, ya mana mungkin saya bisa pake nick name itu dari SMP sampe sekarang, awet banget, haha.. Karena alasan yang penuh arti dan udah terlanjur jatuh cinta sama nick name itu, makanya sampe sekarang saya masih belum mau menggantinya. Saat ini saya gunakan nick name itu untuk akun twitter saya (@cz_dyne) dan akun email saya yang lama (cz11dyne@gmail.com). 

Ya saat ini sih saya belum berniat mengganti akun twitter saya dengan nama yang lebih keren, lebih berarti, atau yang lainnya. Tapi saya tidak menutup kemungkinan jika suatu saat nanti saya menemukan nick name unik yang saya anggap bisa merepresentasikan nama saya dengan lebih menarik, why not? Namun, terlepas dari keinginan saya untuk menjadi seorang scientist atau tidak, "cz_dyne" masih sangat melekat dalam diri saya. :))


  

You Might Also Like

0 komentar

Follow Me On Facebook